Rabu, 26 Maret 2014
PESAWAT HERCULES LANUD ABD ALAMI ACCIDENT
Pentak
Abd (26/3). Pagi tadi sekitar pukul 07.00, Wib. Pesawat C-130 Hercules
seri A-1308 milik Skadron Udara 32 melaksanakan training rutin setiap minggunya
untuk meningkatkan kemampuan dan ketrampilan para Penerbang. Setelah training penerbangan dinyatakan
cukup, pesawat hendak kembali ke homebase-nya.
Tetapi ketika roda-roda pesawat sudah
berhasil dikeluarkan dalam posisi yang benar tiba-tiba terjadi percikan api di
mesin ke 3 dan menimbulkan kebakaran sehingga pesawat yang dipiloti oleh Mayor
Pnb Subhan harus segera melaksanakan crash
landing. Karena kerasnya hentakan
pesawat ketika roda menyentuh runway sehingga menyebabkan 2 orang crew meninggal
dunia, 5 orang patah tulang dan 2 orang lainnya selamat.
Untuk
mengamankan situasi, Tim Pemadam Kebakaran (PK) Lanud Abd Saleh segera
dikerahkan setelah tower mendapat informasi terjadinya accident. Selanjutnya Satuan
PK langsung menyiapkan 3 unit mobil pemadam kebakaran yang masing-masing
ditempatkan di ujung landasan. Dengan
kesigapan personel crash team, accident
segera dapat diantisipasi selama kurang lebih 10 menit. Para Crew
segera dievakuasi oleh tim SAR setelah pesawat diamankan oleh unsur pengamanan
dari Lanud. Para korban segera dilarikan ke rumah sakit Lanud Abd dengan 3 buah
mobil ambulance Rumah Sakit Lanud Abd Saleh untuk mendapatkan pertolongan
medis. Berkat kesiapan pasukan operasi dan Crash
Team Lanud Abd Saleh Accident
tersebut akhirnya dapat diatasi dengan cepat dan tepat.
Kejadian
tersebut merupakan skenario dari Latihan Crash Team dalam rangka Latihan Garuda
Perkasa 2014. Latihan Crash Team ini bertujuan untuk melatih
dan meningkatkan ketrampilan personel Lanud Abd Saleh tentang prosedur penanganan accident pesawat dan cara pengoperasian
peralatan yang digunakan oleh kesatuan kerja crash team. Latihan ini dilaksanakan
secara rutin setiap tahun, hal ini dimaksudkan agar setiap personel tanggap dan
senantiasa siap melakukan tugasnya dengan benar apabila sewaktu-waktu terjadi emergency pesawat di Lanud Abd Saleh.
Keterangan
Gambar : Tim Medis Lanud Abd Saleh sedang melakukan pertolongan
kepada crew yang sedang mengalami accident pesawat Hercules C-130 dengan
nomor seri 1308 yang gagal landing di Run
way Lanud Abd Saleh (26/3).
Malang, 26 Maret 2014
Kepala
Pentak
Sutrisno,
S.Pd., M.Si.
Letkol
Sus NRP 52477
Selasa, 25 Maret 2014
POMAU LANUD ABD GELAR SWEEPING
Pentak Abd (26/3). Aroma politik yang menyeruak di seluruh
pelosok bumi Nusantara telah dirasakan seluruh warga masyarakat, baik yang
memahami dunia politik maupun yang sama sekali tidak paham tentang
politik. Yang diketahui masyarakat bahwa
perang bendera politik sudah dimulai, sehingga warga yang tidak tahu politikpun
harus merasakan pekaknya telinga karena knalpot motor-motor yang meraung
keras-keras menuju lapangan orasi politik lalu-lalang di depan warga. Seiring dengan kondisi itu dan sejalan dengan
kebebasan yang telah diartikan demikian luasnya, sehingga setiap orang merasa
memiliki kebebasan berbicara dan bertindak.
Kondisi ini tidak menutup kemungkinan akan dimanfaatkan oleh pihak-pihak
yang berkepentingan dan tidak bertanggung jawab untuk menimbulkan kekacauan dimanapun
yang mereka kehendaki.
Menyikapi
kondisi tersebut, Satuan Pomau Lanud Abd Saleh menjelang apel pagi, melaksanakan
pemeriksaan barang bawaan seluruh anggota Lanud Abd Saleh dan Insub di pintu
utama jalan masuk lapangan apel satuan masing-masing. Pemeriksaan tersebut termasuk dalam sweeping
yang di gelar operasi Satpomau Lanud Abd untuk Penegakkan dan Ketertiban
(Gaktib) bagi kendaraan baik roda empat maupun roda dua termasuk barang bawaan
anggota. (26/3).
Gaktib tersebut dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan
latihan Garuda Perkasa 2014 di Lanud Abd Saleh yang sudah merupakan program
tahunan. Kelengkapan berlalu lintas seperti Surat Ijin
Mengemudi (SIM), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), KTA, pemeriksaan
benda-benda tajam dan barang-barang berbahaya lainnya merupakan barang yang
harus diperiksa di dalam Sweeping tersebut.
Hal ini dilakukan untuk meningkatkan disiplin yang
merupakan tujuan utama diadakannya Gaktib ini.
Mayor Pom Aswin mewakili Komandan Satpomau Lanud Abd Saleh
Letkol Pom Ramot Simatupang di sela-sela jalannya sweeping menjelaskan, bahwa
penegakkan disiplin harus selalu diingatkan agar anggota tidak terlena dengan
apa yang menjadi kewajibannya di dalam melaksanakan disiplin berlalu lintas. Disiplin dalam berlalu lintas sangat penting
karena menyangkut keselamatan diri dan orang lain guna mengantisipasi
terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
Disamping itu terkait dengan pesta demokrasi, setiap anggota dilarang mengenakan
maupun membawa atribut partai politik, oleh karenanya setiap barang bawaan
anggota harus kami periksa agar kami tidak kecolongan.”, tambahnya.
Rupanya tingkat kedisiplinan anggota Lanud Abd Saleh patut
mendapatkan acungan jempol, karena dalam sweeping tersebut tidak ditemukan atribut
partai maupun barang-barang yang berbahaya yang dibawa anggota Lanud Abd Saleh dan Insub Semuanya
telah melengkapi surat-surat kendaraan.
Petugas sweeping hanya menemukan beberapa anggota yang tidak melengkapi
persyaratan seragam seperti kartu pasring yang harus diganti karena telah
mengalami kerusakan.
Keterangan
Gambar : Petugas Satpomau Lanud Abd Saleh tengah
melaksanakan sweeping kepada seluruh anggota Lanud Abd Saleh dan Insub yang
akan masuk kantor satker masing-masing.
Malang, 26 Maret 2014
Kepala
Pentak
Sutrisno,
S.Pd., M.Si.
Letkol
Sus NRP 52477
Senin, 24 Maret 2014
DANLANUD ABD DAMPINGI GUBERNUR JATIM TINJAU PEMBANGUNAN BANDARA ABDULRACHMAN SALEH
Pentak Abd (23/3). Sejak dibukanya Bandara Abdulrachman
Saleh Malang pada tahun 2011 jumlah penumpang yang dilayani semakin meningkat
sementara terminal kedatangan penumpang tidak mencukupi penumpang yang akan
pergi dan datang dari luar Malang. Oleh karena itu sejak beroperasinya bandara
Abdulrachman Saleh Malang tiga tahun yang lalu maka terminal bandara
abdulrachman Saleh di perluas pembangunannya.
Untuk
melihat sejauh mana pembangunan Bandara Abdulrachman Saleh, Komandan Lanud Abd
Saleh Marsma TNI Gutomo, S. IP. di dampingi Kadislog Lanud Abd Saleh pada Sabtu
pagi (22/3) bersama-sama dengan Gubernur Jawa Timur Soekarwo dan para pejabat Malang
Raya melakukan peninjauan pembangunan terminal bandara Abdulrachman Saleh
Malang yang saat ini sedang di bangun.
“Terminal
lama Bandara Abd saleh sudah tidak bisa lagi menampung jumlah penumpang yang
semakin meningkat. Peningkatan tersebut
memerlukan pembangunan dan peningkatan sarana dan prasarana bandar udara, baik
untuk kepentingan pesawat terbang maupun kepentingan penumpang dan barang”,
jelas Danlanud Abd. Meluapnya calon
penumpang pesawat di terminal semakin menambah suasana kurang nyaman Terminal
Bandara terutama untuk parkir, ruang tiket, ruang check-in, ruang tunggu, dan
ruang pemeriksaan keamanan. Dengan melihat perkembangan transportasi udara tersebut
membuktikan bahwa dunia penerbangan di Malang ternyata semakin banyak diminati.
Ditinjau dari segi efisiensi waktu dan
kenyamanan, transportasi udara memang menjadi salah satu alternatif sarana
transportasi yang ada. Semua itu tidak lepas dari sistem pelayanan, keamanan,
waktu dan kenyamanan yang diberikan oleh bandara. Keberadaan Bandara juga
merupakan tolok ukur dari suatu wilayah secara keseluruhan. Untuk itu
keberadaan bandara harus bisa menjadi cermin kondisi wilayah tersebut.
Kedudukan Bandara khususnya Terminal Penumpangnya merupakan faktor penting bagi
perkembangan dan pertumbuhan perekonomian sebuah daerah, tambah Danlanud Abd
mengakhiri peninjauan tersebut.
Keterangan Gambar : Komandan Lanud Abd Saleh Marsma TNI Gutomo,
S. IP. di damping Kadislog Lanud Abd sedang memberikan penjelasan kepada
Gubernur Jatim Soejarwo dalam rangka peninjauan pembangunan Bandara
Abdulrachman Saleh Malang pada Sabtu lalu (22/3).
Malang, 23 Maret 2014
Kepala
Pentak
Sutrisno,
S.Pd., M.Si.
Letkol
Sus NRP 52477
Langganan:
Postingan (Atom)
Profil Abd. Saleh
- ABDULRACHMAN SALEH
- Malang, Jawa Timur, Indonesia
- Pangkalan TNI Angkatan Udara Abdulrachman Saleh adalah satuan pelaksana Koopsau II, mempunyai tugas menyiapkan dan melaksanakan pembinaan serta mengoperasikan satuan-satuan yang berada di jajarannya, melaksanakan pembinaan potensi dirgantara dan menyelenggarakan dukungan operasi bagi satuan-satuan dalam rangka melaksanakan tugas operasi udara.



