MUSEUM DIRGANTARA SEMAKIN DIMINATI

Pentak (9/1) Belum genap satu tahun Museum Dirgantara “A.
Sulaksono” Lanud Abd Saleh diresmikan, Masyarakat Malang dan sekitarnya
utamanya siswa Play Group dan TK hingga Perguruan Tinggi termasuk
masyarakat umum sering mengadakan kunjungan ke Museum Lanud Abd Saleh.
Antusiasnya masyarakat Malang dan sekitarnya terhadap keberadaan Museum
Dirgantara tersebut karena di dalam museum Dirgantara terdapat
sejarah-sejarah penting TNI Angkatan Udara termasuk adanya miniatur
pesawat yang dioperasikan Lanud Abd Saleh. Perlengkapan lainnyapun ada
di museum ini diantaranya pakaian penerbang yang dilengkapi dengan helm
serta atribut lainnya yang membuat masyarakat tertarik untuk mencoba
memakainya dan mengabadikannya melalui foto, sehingga bagai penerbang
yang sebenarnya.
Selama ini museum Dirgantara dibuka di waktu
jam kerja saja yaitu dari hari senin hingga Jum’at. Mengingat peminat
masyarakat untuk melihat Museum Dirgantara secara langsung semakin
meningkat maka di awal tahun 2014 ini Museum Dirgantara Lanud Abd Saleh
dibuka untuk umum hingga hari minggu dan hari-hari libur lainnya. Hal
ini dimaksudkan agar masyarakat Malang dan sekitarnya yang ingin
menikmati hari liburnya dapat berkunjung ke Museum Dirgantara Lanud Abd
Saleh sekaligus mendapat wawasan dan pengetahuan kedirgantaraan dari
museum tersebut.
Museum Dirgantara Lanud Abd Saleh ini belum
selengkap Museum Pusat TNI AU yang ada di Yogyakarta, dan pembenahan
serta penambahan materi masih terus dilakukan agar semakin lengkap.
Namun demikian Lanud Abd tetap memberi keleluasan bagi masyarakat umum
yang ingin berkunjung ke museum Lanud Abd Saleh kapanpun mereka mau.
Dengan posisinya yang di ring luar dan di pinggir jalan Singosari –
Wendit, memudahkan masyarakat untuk menjangkau dan mengunjungi.
Malang, Januari 2014
Kepala Pentak
Sutrisno, S.Pd, M.Si.
Letkol Sus NRP 524577
Tidak ada komentar:
Posting Komentar