SOSIALISASI KETAHANAN PANGAN DI LANUD ABD

Pentak Abd (28/1). Beberapa waktu yang lalu Komandan Lanud Abd
Saleh Marsma TNI Gutomo, S.IP. telah melakukan survey ke perkebunan dan
peternakan milik warga Dau Batu yang telah berhasil mengembangkan
usahanya. Berbekal dari survey tersebut Komandan Lanud Abd ingin
memberikan kesempatan kepada seluruh anggota Lanud Abd Saleh untuk
mengetahui tentang bagaimana cara menambah penghasilan dari usaha
perkebunan dan peternakan dengan cara mendatangkan para pengelola kedua
usaha tersebut ke Lanud Abd Saleh.
Hari ini Selasa (28/1) Bapak
Yohanes dari PT. HCS (Hidup, Cerah, Sejahtera) Malang beserta rombongan 7
orang stafnya telah hadir di Gedung Binayudha untuk memberikan
ceramahnya tentang bagaimana cara beternak dan berkebun dengan baik dan
menghasilkan kepada anggota Lanud Abd yang berminat ingin mempunyai
usaha di kedua bidang tersebut. Kehadiran Bapak Yohanes beserta
rombongan diterima langsung oleh Kepala Dinas Personil (Kadispers) Lanud
Abd Saleh Kolonel Pnb Wayan Superman beserta para pejabat Lanud Abd
Saleh lainnya.
Kadispers menyampaikan ucapan terima kasih atas
kesediaan Bapak Yohanes beserta rombongan yang telah meluangkan waktunya
untuk memberikan sosialisasi ini kepada anggota Lanud Abd Saleh.
Kadispers mengharapkan dengan adanya sosialisasi ini, para anggota Lanud
Abd yang mengikutinya dapat memahami dengan benar bagaimana cara
beternak dan berkebun dengan baik dan menghasilkan, sehingga dapat di
praktekan dirumahnya masing-masing, jika sudah berhasil tentunya dapat
menambah penghasilan bagi keluarganya.
Selanjutnya Bapak Yohanes
menjelaskan secara detail tentang cara berternak dengan baik dan
menghasilkan, “peluang bagi kita untuk menggeluti bisnis peternakan ini”
katanya mengawali sosialisasi tersebut. Beternak secara lebih
Profesional mempunyai potensi yang cukup besar asalkan dikelola dengan
serius disertai dengan penguasaan ilmu pengetahuan yang cukup, tentunya
harus rajin mencari Inovasi-inovasi baru tentang metode beternak melalui
berbagai macam sumber. Demikian pula halnya dengan berkebun, harus
mengikuti metode yang lebih bagus, dengan cara baru yang akan
menghasilkan simbiosis mutualisme antara peternakan, pertanian dan
perikanan dengan menghindari kebiasaan serta ketergantungan terhadap
pertisida dan lain-lain yang justru akan sangat merugikan dalam jangka
panjang. Turut dijelaskan pula pembuatan pakan ternak.
Selama
mengikuti sosialisasi, para peserta sangat antusias mendengarkannya,
banyak diantara mereka yang bertanya seputar ternak dan cara berkebun
jahe merah. Sosialisasi berjalan selama kurang lebih 2 jam dan dapat
berjalan dengan baik dan lancar, sehingga kedepan dapat meningkatkan
kesejahteraan keluarga sebagaimana yang telah dicanangkan oleh
pemerintah tentang ketahanan pangan nasional.
Malang, Januari 2014
Kepala Pentak
Sutrisno, S.Pd, M.Si.
Letkol Sus NRP 524577
Tidak ada komentar:
Posting Komentar