SELAMAT DATANG DI BLOG PANGKALAN TNI ANGKATAN UDARA ABDULRACHMAN SALEH MALANG

Minggu, 19 Mei 2013

TUJUH HERCULES TERJUNKAN PASUKAN KOSTRAD DI LATGAB 2013


             Pentak Abd (17/5).             Sejumlah 450 pasukan Kostrad dari Linud 330 Jakarta yang akan diterjunkan di Bima NTB, terpaksa harus singgah di Lanud Abd Saleh terlebih dahulu.  Hal ini disebabkan oleh weather yang tidak mendukung, sehingga droping pasukan direncanakan akan dilakukan besok pagi bila cuaca daerah sasaran membaik.
            Operasi penerjunan pasukan ini di dukung 7 pesawat TNI AU (5 dari Skadron Udara 31 Halim Perdanakusuma dan 2 dari Skadron Udara 32 Lanud Abd Saleh)
            Pergerakan 7 pesawat Hercules yang akan menerjunkan 450 pasukan Kostrad tersebut dalam rangka latihan Gabungan TNI 2013 yang dipusatkan di Sangata Kalimantan dan Bima NTB. Puncak Latgab TNI 2013 yang akan digelar hari Minggu, tanggal 19 Mei 2013 ini melibatkan ribuan pasukan dari matra darat, laut dan udara.
            Melihat pentingnya Latihan Gabungan tersebut maka semua unsur Pimpinan TNI darat, laut, udara, tahap demi tahap latihan selalu mengikuti perkembangan yang terjadi.  Seperti halnya batalnya droping 450 pasukan Kostrad dan terpaksa harus singgah di Lanud Abd Saleh tersebut, Kas Kostrad Mayor Jendral Harri Purdianto ikut hadir pula di home basenya prajurit Bromo Valley.
            Komandan Lanud Abd Saleh, Marsma TNI Gutomo, S. IP. menyambut langsung kehadiran 450 pasukan yang dipimpin oleh Mayjen Harri P. setelah beramah tamah sejenak, Kas Kostradpun langsung menuju Divisi 2 Kostrad Malang.
            Sementara personil-personil yang bertugas di Posko Latgab TNI 2013 berada di Wing 2 Lanud Abd Saleh terus aktif mengikuti pergerakan pasukan dan pesawat yang terkait dengan Latihan Gabungan TNI 2013, baik yang berpusat di Sangata maupun di Bima NTB.

Malang,        Mei  2013
Kepala Pentak


   Sutrisno, S.Pd, M.Si.
   Letkol Sus NRP 524577

Baca Selengkapnya.... TUJUH HERCULES TERJUNKAN PASUKAN KOSTRAD DI LATGAB 2013

PERANG MERUPAKAN JALAN TERAKHIR YANG HARUS DITEMPUH









             Pentak Abd (17/5).             Dalam kurun waktu 10 tahun kedepan, tantangan yang dihadapi TNI Angkatan Udara akan semakin berat. Kemajuan teknologi semakin pesat, peran kekuatan udara dalam perang modern semakin diperlukan. Meskipun bagi bangsa Indonesia, perang merupakan jalan terakhir yang harus di tempuh, namun menyiapkan diri untuk siap perang, adalah langkah yang cerdas untuk menjamin situasi damai, demikian penjelasan Kasau dalam sambutannya yang dibacakan oleh Komandan Skadron Teknik 022 Lanud Abd Saleh Letkol Tek S. A. Bangkit pada upacara 17-an, bertempat di Taxy Way Lanud Abd Saleh (17/5).
            Oleh karena itu, dengan keterbatasan anggaran, hendaknya kita tidak boleh berhenti berpikir dan berbuat, lanjutnya. Pembinaan kemampuan TNI AU diarahkan untuk mewujudkan kesiapan operasional baik pesawat tempur, pesawat angkut dan pesawat helikopter serta alutsista pendukung lainnya.
            Kasau juga mengingatkan kepada seluruh personel untuk menerapkan budaya safety pada setiap pelaksanaan tugas yang akan dilaksanakan.  Budaya safety tersebut, dapat dilakukan secara perorangan, tim maupun kedinasan yang muaranya mengarah pada upaya mencegah terjadinya accident dan incident. Untuk para Komandan satuan, Komandan Pangkalan maupun Panglima kotama agar memanfaatkan setiap jam Komandan untuk selalu mengingatkan berbagai hal demi tercapainya keamanan terbang dan kerja.
            Berkaitan dengan terjadinya bentrokan dan perkelahian anggota TNI dengan Polri maupun dengan masyarakat beberapa waktu yang lalu, Kasau menekankan kepada para Komandan satuan agar senantiasa memonitor dan melakukan pengawasan melekat kepada seluruh anggota dan memberikan santiaji tentang pentingnya soliditas sesama anggota TNI, dampak negatif kebanggan korps yang berlebihan serta upaya pengendalian emosi diri dari setiap permasalahan yang dihadapi.
            Kasau menekankan, sebagai anggota TNI, kita dituntut memiliki wawasan luas, pemikiran dewasa dan mampu mengendalikan emosi, sehingga tidak berbuat negatif yang merugikan diri sendiri, orang lain maupun kedinasan. Dalam kehidupan bermasyarakat, hindari narkoba maupun minuman keras yang merupakan pemicu perbuatan negatif yang menjurus kepada indisipliner sebagai seorang prajurit TNI.

Malang,        Mei  2013
Kepala Pentak


   Sutrisno, S.Pd, M.Si.
   Letkol Sus NRP 524577
 
Baca Selengkapnya.... PERANG MERUPAKAN JALAN TERAKHIR YANG HARUS DITEMPUH

Kamis, 02 Mei 2013

10 PESAWAT LANUD ABD SALEH WARNAI PRA-LATGAB TNI



Pentak Abd Saleh (3/5).   Sebagai Pangkalan Induk yang mengoperasikan berbagai pesawat militer, Lanud Abd Saleh berupaya semaksimal mungkin untuk ikut andil dan berperan aktif dalam setiap operasi TNI termasuk Operasi Latihan Pralatgab TNI 2013 yang dilaksanakan di Asembagus, Situbondo, Jawa Timur.  Dalam Operasi Latihan yang disaksikan langsung Presiden SBY dan Wakil Presiden Budiono kali ini, Lanud Abd Saleh mengoperasikan 10 pesawat yang terdiri dari 6 pesawat Hercules, 1 pesawat Cassa, dan 3 pesawat Super Tucano.   Hari ini, Rabu (3/5), pagi-pagi buta, satu demi satu burung-burung besi dari Lembah Bromo mulai menyeruak membelah angkasa demi melaksanakan tugas sesuai fungsi masing-masing.

Satu burung besi andalan Skadron 4 Lanud Abd Saleh, dibawah kendali Komandan Wing 2 Lanud Abd Saleh, Kolonel Pnb Yani Ajat loncat meninggalkan sarang wallet untuk melaksanakan tugas pengintaian terhadap kedudukan lawan yang diasumsikan berada di daerah Asembagus, Situbondo, Jawa Timur.  Ketajaman mata Wallet Besi dari Skadron 4 ini memang sudah tidak diragukan lagi, sehingga situasi dan kondisi kedudukan lawan dapat direkamnya dengan cepat dan aman.   Sejengkal loncatan kemudian Wallet Besi dari Bromo Valley ini segera melaporkan hasil pengintaiannya.

Sejurus kemudian 5 ekor Burung Besi berbadan besar dari Skadron 32 Lanud Abd Saleh yang dijuluki Hercules Bromo Valley segera menerjunkan Pasukan Berpayung Lintas Udara (Linud) untuk melakukan penyerbuan daerah kedudukan musuh.   Sedangkan satu burung besi herki tetap siaga di Lembah Lawu Lanud Iswahjudi untuk mendukung bila ada perintah-perintah dadakan dari komando atas.

Seiring dengan langkah penyerangan pasukan berpayung tersebut, 3 Gatutkaca “Super Tucano” dari Skadron Udara 21 Lanud Abd Saleh memuntahkan amunisinya memberikan bantuan tembakan udara darat, agar pasukan Linud dapat dengan mudah menguasai daerah kedudukan musuh.

Syukur Alhamdulillah, burung-burung besi dari Bromo Valley yang berjumlah 10 ekor tersebut berhasil melaksanakan tugas dengan aman, lancar, dan yang lebih membanggakan adalah, sasaran yang hendak dicapat dalam pelaksanaan operasi latihan tersebut dapat terwujud sebagaimana yang telah ditetapkan.   Hal ini tidak lain karena orang nomor satu di Lanud Abd Saleh, Marsma TNI Gutono S.IP, jauh-jauh hari telah mewanti-wanti agar setiap personil selalu berupaya untuk tetap ready on job, professional dalam bidang tugas masing-masing, dan tidak pernah meninggalkan safety dalam setiap gerak langkah pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya.

Keterangan Gambar :   Pesawat-pesawat Hercules Lanud Abd Saleh siap membelah angkasa untuk melaksanakan tugas penerjunan Pasukan Linud di Asembagus dalam Operasi Latihan Pralatgab 2013.

Malang,        Mei 2013        
      Kepala Pentak

                                                                                                   Sutrisno, S.Pd, M.Si.
                                                                                               Letkol Sus NRP 524577
Baca Selengkapnya.... 10 PESAWAT LANUD ABD SALEH WARNAI PRA-LATGAB TNI

KOMANDAN LANUD ABD SAMBUT KEDATANGAN PANGKOOPSAU II









Pentak Abd Saleh (1/5).   Komandan Lanud Abd Saleh Marsma TNI Gutomo, S. IP. di dampingi para pejabat Lanud Abd Saleh beserta Insub menyambut kedatangan Panglima Komando Operasi TNI AU (Pangkoopsau) II Marsekal Muda (Marsda) TNI Agus Supriatna beserta para pejabat Koopsau II di Shelter Base Ops Lanud Abd Saleh (1/5).
Selanjutnya Pangkoopsau II beserta rombongan menuju ruang VIP Room untuk melakukan acara ramah tamah bersama para pejabat Lanud Abd dan Insub.  Di ruang tersebut Pangkoopsau II beserta rombongan membahas masalah kesiapan Lanud Abd Saleh dalam menyambut kegiatan Latgab TNI tahun 2013.
Kehadiran Pangkoopsau II  di Lanud Abd Saleh kali ini dalam rangka pelaksanaan Latihan Pra-Latgab TNI yang akan dilaksanakan di Daerah Asem Bagus Situbondo Jawa Timur pada tanggal 5 Mei 2013 mendatang.   Pangkoopsau II yang pada kesempatan Latihan Pra-Latgab TNI ini bertugas sebagai Panglima Komando Tugas Gabungan Udara (Pangkogasgabud), berharap Lanud Abd Saleh sebagai Pangkalan Induk yang berperan langsung dalam penyiapan operasi dukungan udara dapat menampilkan pelaksanaan tugas secara maksimal, sehingga pelaksanaan operasi dukungan udara maupun operasi bantuan penembakan udara darat dapat berjalan lancar sesuai rencana yang telah ditetapkan.   Akan tetapi orang nomor satu di jajaran Koopsau II ini tetap menekankan agar masing-masing personil yang bertugas tetap memperhatikan keselamatan dan keamanan terbang dan kerja (lambangja / safety), karena sukses pelaksanaan tugas tanpa memperhatikan safety adalah suatu kesalahan besar bagi pelaksanaan tugas operasi udara.  Oleh karenanya safety harus menjadi perhatian utama bagi setiap personil Angkatan Udara.
Soal kesiapan pesawat Super Tucano, Pangkoopsau II menyatakan tidak ada masalah, menurutnya, Tucano merupakan pesawat baru yang sudah diuji kemampuannya dalam latihan sebanyak dua kali dengan jam terbang yang telah diakumulasi dan dinyatakan memiliki kemampuan ketepatan tembak signifikan tepat sasaran, sehingga sudah bisa di terjunkan dalam  Latgab TNI tahun 2013 ini.

Malang,        Mei 2013        
      Kepala Pentak

   Sutrisno, S.Pd, M.Si.
                                                                                              Letkol Sus NRP 524577
 
Baca Selengkapnya.... KOMANDAN LANUD ABD SAMBUT KEDATANGAN PANGKOOPSAU II

Profil Abd. Saleh

Foto saya
Malang, Jawa Timur, Indonesia
Pangkalan TNI Angkatan Udara Abdulrachman Saleh adalah satuan pelaksana Koopsau II, mempunyai tugas menyiapkan dan melaksanakan pembinaan serta mengoperasikan satuan-satuan yang berada di jajarannya, melaksanakan pembinaan potensi dirgantara dan menyelenggarakan dukungan operasi bagi satuan-satuan dalam rangka melaksanakan tugas operasi udara.